5 Pejabat China yang dimaksud Dieksekusi Mati oleh sebab itu Korupsi, Indonesia Berani Tiru?

Fibingunp – JAKARTA – China menjadi salah satu negara yang mana terkenal menjalankan hukuman terhenti bagi para koruptor. Ini adalah sejalan dengan komitmen Presiden Xi Jinping untuk memerangi korupsi.
Lantaran sebagai negara dengan satu partai politik, yakni Partai Komunis China, kebanyakan koruptor yang mana dihukum berakhir juga kemudian dieksekusi adalah pejabat partai komunis.
5 Pejabat China yang digunakan Dieksekusi Mati oleh sebab itu Korupsi
1. Cheng Kejie
Dia adalah pejabat pemerintah China yang dimaksud dieksekusi terhenti sebab menerima suap.
Cheng lahir di dalam Guangxi, juga bergabung dengan Partai Komunis China pada Februari 1954. Dia naik jabatan menjadi gubernur wilayah Guangxi serta delegasi ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional.
Cheng terlibat dengan Li Ping—yang dilaporkan sebagai gundiknya—dan dihukum dikarenakan korupsi bersamanya.
Diduga bahwa keduanya menghabiskan uang yang tersebut diperoleh dari korupsi untuk berjudi di area Makau. Li dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.
Cheng kemudian Li sudah memutuskan untuk menceraikan pasangan mereka masing-masing serta menikah kemudian bahwa Cheng sudah pernah menerima suap sebesar 40 jt Renminbi untuk mendanai pernikahan mereka.
Kejie dieksekusi dengan suntikan mematikan pada 14 September 2000. Dia tercata sebagai petinggi partai lalu pejabat negara pertama pada sejarah Republik Rakyat China yang mana dieksekusi oleh otoritas kehakiman.






