Kompetisi dengan Kuantitas Pasar Tertinggi di area ASEAN: Indonesia Letak Berapa?

Fibingunp – Sepak bola di dalam Asia Tenggara (ASEAN) di beberapa tahun terakhir mengalami perkembangan yang pesat. Dalam persaingan untuk menjadi liga terbaik di area kawasan, beberapa orang liga telah dilakukan berhasil menarik penggawa berkualitas dengan nilai bursa yang tersebut tinggi.
Dominasi Kejuaraan Thailand di tempat puncak klasemen nilai lingkungan ekonomi pemain pada ASEAN tidak ada dapat dipungkiri. Namun, apakah sikap merekan akan terus bertahan?
Liga Thailand atau Thai League 1 terdapat 16 kelompok juga 490 pemain. Sebanyak 121 pemain asing (24,7 persen). Rata-rata nilai pangsa pada kompetisi yang disebutkan adalah 159 euro atau sekitar Rp2.6 juta.
Sementara pemain dengan nilai lingkungan ekonomi tertinggi di area liga Utama Thailand adalah Bissoli dengan market value 2 jt euro (Rp33 miliar). Mengutip data Transfermarkt, Hari Sabtu (4/1/2025), total, market value Thai League 1 adalah 77,90 jt euro (Rp1,2 triliun).
Bagaimana dengan BRI Turnamen 1?
Kompetisi BRI Kompetisi 1 musim 2024/2025 menempati tempat kedua dengan nilai pangsa tertinggi dalam ASEAN, yakni sebesar 66,58 jt euro atau sebesar Rp1,1 triliun. Rizky Ridho menjadi pemain termahal dalam Kompetisi 1 musim ini dengan Rp8,69 miliar.
Kompetisi Turnamen 1 juga berhasil menarik minat pemain asing berkualitas merumput pada Tanah Air. Menurut data, ada 135 pemain asing (24,1 persen) yang bermain di area Kejuaraan 1 musim ini.
Berikut Daftar Kejuaraan dengan Skor Pasar Tertinggi di tempat ASEAN:
1. Thai League 1: Rp1,2 Triliun
2. BRI Kompetisi 1: Rp1,1 Triliun
3. Malaya Super League: Rp903 miliar
4. V.League 1: Rp686 miliar






