Meghan Markle Terinsipirasi Tindakan Kerajaan Putri Diana, tapi Banyak yang digunakan Tidak Dikerjakan

Fibingunp – JAKARTA – Meghan Markle ternyata menjadikan Putri Diana contoh ketika menjalani tugas-tugas kerajaan ketika ia bergabung dengan House of Windsor. Namun, istri Pangeran Harry itu semata-mata menjalankan sebagian tugas sekadar dari apa yang digunakan dikerjakan Diana.
Dikutip Marca, di buku baru Tom Quinn Yes Ma’am, buku ini mencakup wawasan eksklusif dari orang di tentang bagaimana Meghan Markle berharap untuk mendekati posisinya sebagai anggota kerajaan yang mana bekerja sebelum ia juga Harry memutuskan untuk berhenti serta meninggalkan keberadaan di tempat Inggris.
Anggota staf Meghan dan juga Harry mengungkapkan terhadap penulis bahwa Putri Diana merupakan inspirasi besar bagi Meghan pada waktu ia memasuki keberadaan kerajaan serta bahwa Meghan berkata ia ingin “menyelesaikan” apa yang dimaksud “dimulai” oleh mendiang ibu mertuanya. Mereka juga mencatatkan bahwa Duchess of Sussex sebenarnya lebih banyak suka menjalankan tugas kerajaan merekan semata-mata secara paruh waktu – sesuatu yang tersebut dikatakan sendiri oleh Harry juga Meghan.
“Meghan pernah berkata, ‘Apa yang tersebut dimulai Diana ingin saya selesaikan,’ juga kami mengartikannya ia ingin menjadi semacam pejuang keliling dunia bagi kaum miskin kemudian kaum terpinggirkan,” kata klaim orang pada tersebut.
“Ia telah lama berhasil melakukan ini sampai batas tertentu, tetapi ia benar-benar ingin melakukannya sebagai seseorang putri serta dengan dukungan penuh dari keluarga kerajaan tetapi secara paruh waktu,” tuturnya lagi.
Harry juga Meghan sama-sama menjelaskan bahwa mereka itu terus-menerus ingin terus mewakili mahkota pada kapasitas tertentu, tetapi diputuskan pada Sandringham Summit 2020, hal ini bukan kemungkinan besar dilakukan.
Ketika pasangan itu merilis pernyataan mengejutkan dia pada Januari 2020 bahwa merek ingin berhenti menjadi bangsawan yang tersebut bekerja penuh waktu, merek mengungkapkan bahwa merek ingin “menjalankan peran baru yang digunakan progresif” dan juga memperoleh “kemandirian finansial”.
“Setelah berbulan-bulan melakukan refleksi dan juga diskusi internal, kami telah lama memilih untuk melakukan transisi tahun ini di memulai peran baru yang progresif pada lembaga ini. Kami bermaksud untuk mundur sebagai anggota ‘senior’ Keluarga Kerajaan lalu bekerja untuk menjadi mandiri secara finansial, sambil terus membantu sepenuhnya Yang Mulia Ratu,” kata pernyataan itu.
Harry juga menjelaskan dengan jelas di memoarnya Spare bahwa pasangan itu lebih tinggi suka peran paruh waktu pada lembaga tersebut, tetapi mengklaim bahwa para pejabat senior yang dimaksud bekerja untuk mendiang neneknya ketika itu tiada akan pernah siap untuk menerima itu, dan juga sebenarnya sudah menyiapkan pernyataan yang tersebut mengumumkan perpisahan penuh sebelum rapat puncak itu berakhir.






