Teknologi

Google Maps Kini Bisa Kenali Detail Lokasi cuma dari Tangkapan Layar

Fibingunp – JAKARTA Google Maps kini semakin mempermudah pengguna pada merencanakan perjalanan. Kali ini, Google Maps memiliki kemampuan untuk mengenali suatu tempat semata-mata dari tangkapan layar yang digunakan diambil pengguna.

Dengan ciri ini, Google Maps dapat secara otomatis mengidentifikasi lokasi yang dimaksud terdapat pada tangkapan layar, seperti restoran, objek wisata, atau tempat menarik lainnya.

Setelah sistem mendeteksi tangkapan layar tersebut, Google Maps akan memberikan saran untuk menyimpan tempat itu ke pada daftar perjalanan Anda. Rekomendasi ini mampu muncul di bentuk notifikasi atau ketika Anda membuka program Maps.

“Jika Anda memilih untuk mengaktifkan daftar ‘tangkapan layar’ yang digunakan baru, kemampuan Gemini di tempat Maps secara otomatis mengidentifikasi tempat-tempat yang mana disebutkan di tangkapan layar Anda.”

Tempat yang dimaksud sudah pernah disimpan akan muncul di area pada program Maps, sehingga pengguna sanggup dengan mudah mengaksesnya kembali.

Bahkan, daftar lokasi ini juga bisa saja dibagikan terhadap teman-teman yang tersebut turut dan juga pada perjalanan.

Saat ini, ciri ini semata-mata sanggup digunakan pada Amerika Serikat di bahasa Inggris serta hanya saja tersedia di area iOS. Google juga menjamin bahwa layanan ini akan segera hadir untuk pengguna Android pada waktu dekat.

Selain ciri baru di tempat Google Maps, pengguna juga bisa saja mencoba Gems, layanan Kecerdasan Buatan terbaru dari Gemini. Dengan layanan ini, pengguna dapat menyesuaikan Kecerdasan Buatan Gemini sebagai asisten pribadi pada merencanakan perjalanan.

Gems memungkinkan pengguna mendapatkan rekomendasi destinasi wisata, menemukan restoran di dalam kota baru, hingga memberikan saran tentang barang yang digunakan perlu dibawa pada perjalanan.

“Kini Anda mempunyai panduan perjalanan dalam ujung jari untuk membantu memilih destinasi, menemukan restoran di dalam kota baru, atau bahkan menyarankan barang yang mana perlu dikemas,” tutup Google.

Related Articles

Back to top button