Pengguna Tewas Kecelakaan, Harley-Davidson Didenda Rp4 Ribu Miliar

Fibingunp – LONDON – Harley-Davidson harus merogoh kocek dalam-dalam hingga Rp4 triliun pasca dinyatakan bersalah pada persoalan hukum kecelakaan yang mana melibatkan sepeda gowes motor roda tiga produksinya.
Cacat pada sistem kontrol traksi menjadi faktor utama kecelakaan yang merenggut nyawa individu pengendara kemudian melukai pasangannya.
Seperti dilansir dari Rideapart, kejadian ini bermula pada tahun 2020 ketika pasangan Harold Morris serta Pamela SinClair mengalami kecelakaan ketika mengendarai Harley-Davidson Tri Glide.
Keduanya mengalami kecelakaan di tempat dekat perbatasan New York, Pennsylvania. Sepeda motornya mengundurkan diri dari dari jalan raya kemudian menyebabkan merek mengalami kecelakaan serius. Morris mengalami luka-luka pada kecelakaan itu, sementara SinClair kehilangan nyawanya.
Setelah melalui persidangan yang dimaksud panjang, akhirnya Morris juga SinClair meraih kemenangan gugatan terhadap Harley-Davidson. Pengadilan memutuskan Harley-Davidson harus membayar ganti merugi sebesar 287 jt dolar Amerika Serikat (sekitar Rp4,5 triliun).
Meskipun meraih kemenangan gugatan lalu mendapatkan ganti merugi besar, Morris menegaskan bahwa tujuan utamanya adalah untuk meyakinkan keamanan produk-produk kendaraan beroda dua motor.
“Uangnya memang benar besar, tapi jangan salah paham. Tetapi alasan utama gugatan yang disebutkan adalah kami ingin memohonkan pertanggungjawaban Harley-Davidson. Saya bukan ingin pemilik Harley lain mengalami apa yang digunakan saya alami selama empat tahun terakhir,” kata Morris diambil dari Rideapart.
Pengacara Morris lalu SinClair berhasil berargumen bahwa Harley mengambil jalan pintas untuk memasarkan sepeda gowes motor roda tiganya, termasuk yang dimaksud berkaitan dengan sistem kontrol traksinya.
Harley tidak ada merilis berapa sejumlah sepeda gowes roda tiga yang dimaksud dibuatnya, kemudian mengelompokkannya ke pada statistik produksi lainnya. Jadi tak jelas berapa sejumlah sepeda gowes roda tiga yang digunakan mungkin saja terkena dampak hambatan tersebut.






