Drama Jelang Usyk vs Fury II: Bellew serta Saunders Beda Pendapat, Siapa Raja Kelas Berat Sesungguhnya?

Fibingunp – Tony Bellew juga Billy Joe Saunders punya pendapat berbeda jelang pertarungan ulang Oleksandr Usyk vs Tyson Fury pada 21 Desember 2024. Hal ini berkaitan dengan pemenang di dalam pertarungan akhir tahun tersebut.
Mei lalu, menjadi bulan yang tersebut kurang menguntungkan buat Tyson Fury. Ya, ia terpaksa melucuti sabuk juara dunia kelas beratnya usai kalah hitungan pada pertarungan melawan Usyk.
Sekarang Tyson Fury termotivasi untuk membalaskan dendamnya pada akhir tahun ini pada waktu kedua petinju bertemu pada pertarungan ulang. Fury meyakini ia sudah pernah melakukan cukup banyak hal untuk mengalahkan Usyk, dan juga yakin bahwa itu semata-mata permasalahan menjaga hal-hal yang sangat mirip untuk mengalahkan juara tak terbantahkan tersebut.
Tapi Bellew, masih yakin Usyk terlalu tangguh bagi Fury. “Dengar, jikalau saya Fury, saya akan menyerbu Usyk apalagi bertarung. Tentu semata beliau punya kesempatan, beliau 100 persen punya. Apakah saya pikir beliau akan melakukannya? Tidak,” kata Bellew diambil dari talkSPORT, Hari Sabtu (23/11/2024).
“Tetapi beliau (Fury) petinju yang dimaksud sangat bagus. Dia petarung yang mana tiada biasa serta Tyson Fury yang mana unik. Seseorang yang dimaksud bergerak seperti ia di dalam kelas berat. Saya berharap mereka itu berdua sukses, tetapi menurut pendapat tinju saya, Usyk tiada akan lolos dengan apa yang ia lakukan terakhir kali,” beber Bellew.
“Dia (Usyk) tiada akan lolos dengan menindas juga menekan Fury sepanjang malam, dikarenakan itu mengejutkan semua orang termasuk Fury. Itu membuatnya kehilangan permainannya, ia tak pernah menduga itu. Anda tak akan sanggup menangkapnya, menipu saya dua kali, itu salahnya. Itu akan menjadi pertarungan yang mana megah, itu adalah pertandingan catur terhebat yang digunakan pernah saya lihat di area kelas berat.”
“Kita menyaksikan kelas berat untuk menyaksikan orang-orang tersingkir, tetapi keduanya adalah ahli di bidang mereka. Sayangnya saya mengagumi Usyk melalui pengalaman pribadi. Tetapi saya mengagumi mereka berdua serta semoga yang digunakan terbaik menang,” imbuh Bellew.
Fury akan menjadi underdog di pertandingan ini. Tentunya ini tidak pertarungan yang mana mudah buat Raja Gipsi untuk mengatasi kekalahan menyakitkan tujuh bulan lalu.
Apalagi di pertarungan pertama itu, Usyk nyaris menghentikan pertarungan di dalam ronde kesembilan pada waktu merobohkan raksasa tinju Inggris tersebut. Tapi masih ada juga yang mana percaya Tysn Fury miliki kemampuan untuk menangguhkan pertandingan kali ini.






