Chico Hakim: Mas Pramono Tetap Fight sebagai Calon Gubernur, Bukan sebagai Calon Menteri

Fibingunp – JAKARTA – Calon Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turut menyambangi kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto , Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, DKI Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2024). Kedatangan Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini di tempat pada waktu Prabowo memanggil beberapa tokoh untuk kabinet lima tahun mendatang.
Juru Bicara Pramono Anung – Rano Karno, Chico Hakim mengakses kata-kata mengenai kedatangan Pramono Anung ke kediaman Prabowo. “Mas Pram bertemu dengan Bapak Prabowo Subianto semata-mata sebagai pembawa arahan Ibu Megawati Soekarnoputri,” kata Chico terhadap SINDOnews.
Dia menambahkan, ini membuktikan bahwa benar Pramono adalah orang yang tersebut terus-menerus diterima semua pihak pada tataran kebijakan pemerintah menghadapi kemudian sebagai komunikator yang mana baik. “Kaitan dengan pertanyaaan seputar pilkada, Mas Pram masih fight sebagai calon gubernur, tidak sebagai calon menteri,” tuturnya.
Dia menjelaskan, Prabowo kemudian Mas Pram saling mendoakan, baik untuk kelancaran Pelantikan Presiden juga untuk kelancaran kontestasi pemilihan kepala daerah Jakarta. Sekadar informasi, Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 yang dimaksud juga politikus PDI Perjuangan Pramono Anung tinggalkan kawasan Kertanegara IV, Ibukota Selatan pasca dikabarkan menemui Presiden terpilih Prabowo Subianto dalam kediamannya. Ia datang ke Kertanegara di area berada dalam kabar pemanggilan calon menteri.
Diketahui, Pramono tiba pada kediaman Prabowo pada pukul 12.48 Waktu Indonesia Barat kemudian bertolak pada 13.44 WIB. Namun, ia tak memberikan pernyataan apapun, baik ketika tiba maupun ketika pergi.
Bedanya, Pramono tampak berjalan dari seberang kediaman Prabowo Subianto ketika datang. Namun, ia secara langsung menaiki mobil ketika hendak meninggalkan kawasan Kertanegara.
Pramono juga sebanding sekali bukan membuka kaca mobilnya, bahkan ketika awak media hendak melakukan wawancara. Terlihat mobilnya terus melaju menjauhi Kertanegara IV.






