Jangan Keliru, BYD Ternyata Lebih Terwujud Jualan Mobil Hybrid Dibanding Listrik

Fibingunp – CHINA – Di Indonesia, BYD dikenal sebagai pabrikan mobil listrik. Padahal, sebenarnya di dalam negara asalnya BYD justru lebih tinggi sukses mengirimkan mobil hybrid dibandingkan listrik.
BYD terus mencatatkan prestasi gemilang. Pada September 2024, BYD mencapai tonggak sejarah dengan jual tambahan dari 400.000 unit kendaraan untuk pertama kalinya.
Berdasarkan laporan terbaru, BYD memasarkan 419.426 unit kendaraan energi baru (NEV) pada bulan September. Angka ini mencakup kendaraan listrik murni (EV) serta plug-in hybrid (PHEV).
Model Dynasty/Ocean BYD menyumbang 401.572 unit penjualan, Fangchengbao 5.422 unit, Denza 10.299 unit, juga Yangwang 310 unit.
Pertumbuhan ini melampaui rekor sebelumnya yaitu 373.082 unit yang digunakan terjual pada bulan Agustus. BYD saat ini telah dilakukan mencatatkan rekor pelanggan bulanan selama empat bulan berturut-turut.
PHEV Dorong Pertumbuhan BYD

Pertumbuhan BYD bukanlah didorong oleh transaksi jual beli mobil listrik. Melainkan mobil PHEV yang mencapai 252.647 unit pada September, melonjak 86% dibandingkan September 2023.
September menjadi bulan ketujuh berturut-turut dengan rekor pemasaran PHEV bagi BYD. Korporasi saat ini telah dilakukan mengedarkan hampir 1,6 jt model PHEV hanya sekali di dalam 2024 saja, meningkat 53% dari tahun lalu.
Penjualan EV Murni Juga Meningkat

Sementara itu, pemasaran EV murni juga terus meningkat. Meski, tidak ada sebesar model hybridnya. BYD memasarkan 164.956 unit EV pada bulan September, naik 9% dari tahun lalu lalu 11% dari Agustus.
Persaingan Ketat dengan Tesla
BYD Seagull, EV termurah BYD, menjadi EV terlaris di tempat China pada Agustus (40.949 unit terjual), dengan harga jual mulai Rp157 juta. Pada bulan September, BYD mengedarkan 43.425 unit EV Seagull.
Meskipun dikenal dengan mobil listriknya yang mana terjangkau, BYD dengan cepat memperluas jajaran produknya dengan truk pikap, model mewah, serta supercar listrik.
BYD pada saat ini telah lama mengirimkan 1.169.579 unit EV selama sembilan bulan pertama 2024, naik 11,6% dari tahun lalu. Dengan model-model baru yang digunakan diresmikan secara global, BYD mengirimkan 33.012 kendaraan dalam luar negeri, naik 5% dari Agustus.
Pada kuartal ketiga, BYD mengedarkan tambahan dari 1,1 jt kendaraan, meningkat 38% dari Q3 2023. Ini adalah juga merupakan pertama kalinya BYD melampaui nomor transaksi jual beli 1 jt unit pada satu kuartal.
Dari jumlah keseluruhan tersebut, 443.426 unit adalah EV murni (+3% YoY), sementara 685.830 unit lainnya adalah PHEV(+76%YoY).






