Kenshiro Teraji: Aku Satukan Keempat Sabuk Juara Ini adalah

Fibingunp – Juara dunia kelas terbang WBC, Kenshiro Teraji sesumbar menyatukan empat sabuk juara dunia . Kenshiro Teraji mengungkapkan terhadap media lokal di tempat Negeri Sakura mengenai niatnya untuk menjadi juara tak terbantahkan di dalam kelas 50,8 kilogram.
Mantan juara kelas terbang ringan WBA dan juga WBC ini akan berusia 33 tahun pada hari Mulai Pekan (6 Januari) dan juga mengakui bahwa ia tidaklah mempunyai waktu yang dimaksud sejenis seperti ketika ia masih berpartisipasi berkarier. “Jika penyatuan tampaknya mustahil,” katanya, “Saya mungkin saja akan naik satu divisi. Saya mencoba untuk tak terikat.”
Teraji mencatatkan penampilan yang mana sangat impresif di divisi 48,9 kilogram, dimana ia mengungguli gelar kejuaraan WBC melawan Ganigan Lopez hanya sekali di laga profesionalnya yang mana ke-10. ‘The Amazing Boy’ meraih delapan kali mempertahankan gelarnya sebelum mengalami satu-satunya kekalahan pada kariernya pada waktu menghadapi pemukul keras Masamichi Yabuki pada bulan September 2021.
Teraji segera merebut kembali gelarnya di sebuah laga ulang melawan Yabuki, dengan mengalahkannya di tiga ronde, sebelum ia kemudian menjalani laga perebutan penghargaan melawan penantang penghargaan WBA, Hiroto Kyoguchi. Dalam sebuah penampilan terbaik pada karirnya, Teraji mendominasi Kyoguchi, mengungguli setiap ronde serta mencetak dua knockdown pada perjalanannya menuju kemenangan pada ronde ketujuh.
Teraji akan mempertahankan gelarnya tiga kali lagi pada divisi 48,9 kg sebelum naik ke divisi 50,8 kg, pada bulan Oktober 2024. Teraji akan mempertahankan gelarnya tiga kali lagi dalam kelas 48,9 kg sebelum naik ke 50,8 kg pada bulan Oktober 2024.
Teraji segera memasuki perebutan penghargaan juara dunia pada waktu ia menghadapi mantan juara Cristofer Rosales untuk bersaing untuk penghargaan WBC yang masih lowong, mendominasi petinju selama Nikaragua itu serta memaksa penghentian oleh dokter pada ronde ke-11. Pada di malam hari yang mana identik ketika Teraji meraih kemenangan gelarnya melawan Rosales, juara WBA Seigo Yuri Akui mempertahankan gelarnya melawan Thananchai Charunphak melalui kebijakan terbelah.
Baca Juga: 5 Petarung UFC dengan Koleksi Mobil Mewah: Khabib Nurmagomedov Pakai Apa?
Sejak di malam hari itu, ada beberapa laporan yang dimaksud menyebutkan bahwa pasangan ini akan menyatukan peringkat WBC juga WBA, dengan pasukan Teraji bahkan mengajukan petisi terhadap WBC di konvensi merek untuk mendapatkan izin untuk melakukan penyatuan gelar kejuaraan alih-alih menghadapi penantang wajib Francisco Rodríguez Jr. Petisi ini diterima, lalu WBC kemudian memerintahkan Rodriquez untuk menghadapi juara sementara serta peraih medali emas Olimpiade 2020, Galal Yafai.
Tanggal terakhir yang dimaksud dikabarkan untuk pertarungan Teraji-Akui adalah pada akhir Maret. Namun, masih harus dilihat apakah hal ini akan terwujud. Sementara itu, juara IBF Angel Ayala sudah diperintahkan untuk menghadapi penantang wajib Felix Alvarado berikutnya pada pertarungan ulang pada Oktober 2023, yang mana dimenangkan Ayala dengan cara yang digunakan kontroversial. Selain itu, juara WBO Anthony Olascuaga (yang dikalahkan Teraji pada bulan April 2023 di sebuah pertarungan yang dimaksud sukses mempertahankan gelarnya.






