Mengenang Pembalap Luca Salvadori, Simak Perjalanan Kariernya

Jakarta – Pembalap Italia Luca Salvadori meninggal pada 14 September 2024. Luca Salvadori yang digunakan tergabung pada Berclaz Racing Team mengalami kecelakaan fatal di dalam Sirkuit Frohburg, Jerman, ketika mengikuti kompetisi International Road Racing Championship (IRRC).
Meskipun sudah dibawa ke rumah sakit, luka-luka yang tersebut dialaminya terlalu parah. Salvadori mengembuskan napas terakhirnya pada usia 32 tahun.
Dikutip dari Famedhub, pada pernyataan tersebut, regu menyampaikan, “Dengan kesedihan mendalam, kami mengumumkan kepergian Luca Salvadori. Setelah kecelakaan di sirkuit Frohburg, luka-lukanya terlalu berat untuk ditangani, dan juga ia meninggalkan kita.”
Profil Luca Salvadori
Dikutip dari World SBK, Luca Salvadori lahir di Milano, Italia, pada 2 Maret 1992. Ia atlet sepeda motor yang mengukir karier gemilang ke globus balap internasional. Pada usia 17 tahun, ia memulai debut profesionalnya pada event CIV pada 2009. Sejak itu, Luca terus menunjukkan bakatnya, beralih dari balapan Supersport pada 2013 hingga akhirnya merambah ke MotoGP pada usia 31 tahun pada 2023.
Perjalanan Karier Luca Salvadori
Karier Luca Salvadori mengikuti ayahnya, Maurizio Salvadori, yang merupakan mantan peserta balap kemudian pendiri Trident Racing, grup balap yang berkompetisi pada Formula 2 juga Formula 3.
Meski keluarganya berfokus balap mobil, Luca Salvadori, menemukan kecintaannya pada motor balap setelahnya mencoba motor 125cc dua tak pada usia 16 tahun. Pada 2014, Luca Salvadori, mengungguli Kejuaraan Supersport Nasional 600, yang dimaksud berubah jadi salah satu momen penting pada karier balapnya.
Kemampuannya semakin terasah ketika ia merambah ke beraneka event balap internasional, termasuk MotoE World Championship pada 2023 bersatu pasukan Pramac, ketika ia berkompetisi menggunakan motor listrik Ducati V21L. Ia menempati kedudukan ke-18.
Influencer
Luca Salvadori, juga dikenal sebagai figur media sosial kemudian YouTuber yang tersebut sangat berpengaruh. Melalui kanal YouTube, yang telah lama mempunyai lebih tinggi dari 591 ribu pengikut, ia membagikan minatnuya balap motor dan juga memberi wawasan dalam balik layar bola balap.
Pada 2024, Luca tampil di dalam turnamen IRRC lalu CIV Superbike Championship, berkompetisi dengan motor Ducati Panigale V4 R. Kecelakaan ke sirkuit Frohburg, Jerman, merenggut nyawanya. Banyak rekan atlet sepeda memberikan penghormatan, salah satunya Francesco Bagnaia, juara bola MotoGP, yang menggambarkan Luca sebagai sosok yang digunakan sangat positif dan juga berpengaruh.
Artikel ini disadur dari Mengenang Pembalap Luca Salvadori, Simak Perjalanan Kariernya






