Menyangkal Tuduhan Perkosa Anak, Jay-Z Hadiri Pemutaran Utama Mufasa: The Lion King

Fibingunp – JAKARTA – Jay-Z , Beyonce kemudian putri merekan yang tersebut berusia 12 tahun, Blue Ivy Carter tampil dalam depan masyarakat pada pemutaran perdana Mufasa: The Lion King pada 9 Desember lalu, sehari setelahnya sang rapper secara terbuka menyangkal tuduhan pemerkosaan yang digunakan ditujukan kepadanya.
Beyonce diketahui kembali memerankan Nala pada film Disney Mufasa (yang tayang dalam bioskop pada 20 Desember), prekuel baru dari film Lion King 2019. Blue Ivy pun turut berperan sebagai anak singa betina Kiara.
Dikutip people, Jay-Z , Beyonce dan juga Blue Ivy berpose dengan di dalam karpet merah Dolby Theatre di area Los Angeles.
Jay-Z Menyangkal Tuduhan Pemerkosaan Anak
Jay-Z dituduh memperkosa seseorang gadis berusia 13 tahun pada 24 tahun lalu pada gugatan perdata yang mana diajukan pada Oktober oleh pribadi wanita yang digunakan diidentifikasi cuma sebagai Jane Doe.
Setelah pertama kali mencantumkan Sean “Diddy” Combs sebagai terdakwa, gugatan yang dimaksud kemudian diubah dengan memasukkan Jay-Z (yang nama aslinya adalah Shawn Carter).
Pada Minggu, 8 Desember, sang rapper dengan keras membantah tuduhan tersebut. Dia menulis di tempat akun X (sebelumnya Twitter) milik perusahaan hiburannya Roc Nation bahwa pengajuan yang dimaksud adalah “upaya pemerasan,” yang menentang pengacara Jane Doe, Tony Buzbee.
“Apa yang dimaksud sudah beliau hitung adalah sifat dari tuduhan ini serta pengawasan umum akan menyebabkan saya ingin menyelesaikannya. Tidak, Tuan, itu miliki efek sebaliknya! Itu menghasilkan saya ingin mengungkap Anda melawan penyalahgunaan yang dimaksud Anda lakukan dengan cara yang mana SANGAT publik. Jadi tidak, saya tiada akan memberi Anda SATU PUN UANG pun!!” tulis Jay-Z.
“Tuduhan-tuduhan ini sangat keji sehingga saya mohon Anda untuk mengajukan tuntutan pidana, tidak perdata!! Siapa pun yang mana melakukan kejahatan seperti itu terhadap anak dalam bawah umur harus dikurung, tidakkah Anda setuju? Para korban yang dituduh ini akan pantas mendapatkan keadilan yang digunakan sebenarnya jikalau memang benar demikian,” tulis beliau lagi.






