Mo Salah Belum Cukup Lampaui Rekor Gol kemudian Assist Ronaldo dan juga Messi

Fibingunp – Mohamed Salah berada dalam menikmati salah satu musim individu terhebat yang digunakan pernah dilihat di area era modern. Pemain jika Mesir dari Liverpool itu berada di dalam jalur yang mana tepat untuk memecahkan rekor Kejuaraan Inggris untuk gol dan juga assist pada satu musim.
Dengan 21 gol kemudian 13 assist, Mo Salah ketika ini sedang berupaya untuk mengakhiri musim 2024-2025 dengan kontribusi 56 gol. Itu akan memecahkan rekor Turnamen Inggris sebanyak 47 yang digunakan dipegang Alan Shearer kemudian Andy Cole di dalam awal tahun 90-an, dan juga rekor 38 pertandingan sebanyak 44 yang tersebut dipegang oleh Thierry Henry (2002-2003) serta Erling Haaland (2022-2023).
Meskipun Mo Salah tampil memukau pada musim ini, tidaklah ada pemain Kompetisi Inggris yang digunakan masuk pada pemain yang digunakan sudah pernah berkontribusi gol serta assist pada liga utama Eropa pada abad ke-21. Daftar yang disebutkan didominasi pemain dari La Liga, dan juga khususnya dua nama, yakni Cristiano Ronaldo dan juga Lionel Messi.
Meskipun Ronaldo serta Messi telah tak lagi merumput pada Eropa, namun keduanya masih menyimpan banyak sejarah. Salah satunya mengenai partisipasi gol lalu assist.
Mengutip laporan Planet Football, Selasa (4/2/2025), dominasi Ronaldo juga Messi di partisipasi gol serta assist sulit untuk dilalui pemain lain sejak tahun 2000, termasuk Mo Salah yang digunakan ketika ini sedang bersinar pada tahun terakhirnya dengan Liverpool.
Dari data yang tersebut dibeberkan, Messi lebih besar unggul ketimbang Ronaldo. Ada beberapa musim La Pulga berhasil menorehkan kontribusi gol lalu assist terbanyak di dalam kompetisi Eropa.
Baca Juga: Shin Tae-yong Habis Manis Sepah Dibuang
Pada musim 2011-2012 misalnya. Messi menorehkan 50 gol juga 16 assist pada satu musim. Sementara Ronaldo, pemain berjuluk CR7 itu sukses membukukan 48 gol serta 16 assist pada musim 2014-2015.
Namun dominasinya sebagai pesepak bola tak menghadirkan sesuatu untuk tim, sebab ia kalah bersaing dengan trisula Barcelona (Messi, Suarez, kemudian Neymar), yang menghadirkan Barcelona meraih tiga penghargaan bersejarah.






