Pro Futsal League 2024/2025: Moncongbulo Hancurkan Kuda Laut Nusantara 6-2

Fibingunp – BANJARBARU – Moncongbulo tampil superior dengan membantai Kuda Laut Nusantara 6-2 di lanjutan Pro Futsal League (PFL) 2024/2025. Pertarungan berlangsung di area GOR Babussalam, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Akhir Pekan (19/1/2025) waktu malam WIB.
Nandi Sukma menjadi bintang lapangan dengan torehan empat gol, sementara dua gol lainnya dicetak oleh Angga Yudistira serta Zehdi Insana. Kuda Laut Nusantara belaka mampu membalas dua gol melalui Zidan juga Abdussalam.
Dua kelompok dengan segera bermain agresif sejak menit awal. Kans pertama hadir untuk Kuda Laut Nusantara melalui tendangan Rifai, namun berhasil ditepis oleh kiper Moncongbulo.
Pertandingan sempat berjalan alot akibat kedua regu minim menciptakan prospek berbahaya. Namun, Moncongbulo akhirnya memecah kebuntuan melalui gol Nandi Sukma, mengakibatkan merek unggul satu-nol hingga sesi pertama usai.
Memasuki sesi kedua, permainan semakin intens. Kuda Laut Nusantara mencoba meningkatkan agresivitas untuk mengejar ketertinggalan, tetapi Moncongbulo justru mampu menggandakan keunggulan melalui gol kedua Nandi Sukma.
Kuda Laut Nusantara sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 lewat gol Zidan. Namun, Moncongbulo merespons cepat dengan gol Angga Yudistira, memperlebar jarak menjadi 3-1.
Meski Kuda Laut Nusantara kembali memperkecil skor menjadi 2-3 melalui gol Abdussalam, upaya dia untuk menyamakan kedudukan justru menghadirkan petaka. Strategi power play yang digunakan diterapkan menghasilkan lini pertahanan merekan terbuka, memberi kesempatan bagi Moncongbulo untuk mencetak tiga gol tambahan.
Nandi Sukma mencatatkan hattrick lalu kemudian menambah gol keempatnya di dalam menit akhir. Zehdi Insana turut menyumbang satu gol, memverifikasi kemenangan besar Moncongbulo dengan skor 6-2.
Kemenangan ini menempatkan Moncongbulo pada tempat yang tersebut semakin kuat di tempat klasemen sementara PFL 2024/2025. Penampilan gemilang Nandi Sukma menjadi sorotan utama, sekaligus meningkatkan kekuatan statusnya sebagai salah satu pemain kunci tim.
Sebaliknya, Kuda Laut Nusantara harus mengevaluasi strategi permainan mereka, teristimewa pada memanfaatkan skema power play yang justru menjadi celah bagi lawan. Dengan kompetisi yang mana masih panjang, kedua regu miliki kesempatan untuk terus menunjukkan performa terbaiknya.






