Harta Kekayaan Jusuf Kalla, Ketua Umum PMI versi Munas

Fibingunp – JAKARTA – Jusuf Kalla resmi menjabat sebagai Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) periode 2024-2029. JK terpilih melalui aklamasi pada Musyawarah Nasional (Munas) ke-22 Palang Merah Indonesia (PMI) 2024.
Mayoritas dari 490 kontestan Munas menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Jusuf Kalla. Audien Munas yang disebutkan terdiri dari pengurus PMI tingkat provinsi, kabupaten juga kota se-Indonesia.
Muhammad Jusuf Kalla lahir pada 15 Mei 1942 dalam Wattampone, Wilayah Bone, Sulawesi Selatan. JK miliki riwayat lembaga pendidikan yang dimaksud cemerlang selepas lulus lembaga pendidikan dalam bangku SMA dirinya melanjutkan lembaga pendidikan di dalam Universitas Hassanudin Makassar dengan memilih Fakultas Kondisi Keuangan kemudian kemudian dilanjutkan nya di tempat Bidang Studi Kondisi Keuangan The European Institut of Business Administration, pada Perancis.
Periode 1999-2000, JK ditunjuk segera oleh Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) untuk menjadi Menteri Manufaktur juga Perdagangan (Menperindag). Pada 2001-2004 JK kembali ditunjuk oleh Presiden Megawati Soekarno Putri menjabat sebagai Menteri Koordinator Lingkup Kepuasan (Menkoskesra).
Pada 2014, Jusuf Kalla terpilih mendampingi Presiden Jokowi sebagai Wakil Presiden. Sebelumnnya, JK pernah menjadi delegasi presiden mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Harta Kekayaan
Berdasarkan data LHKPN, laporan terakhirnya pada 30 Maret 2019 untuk laporan periodik 2018 dengan total kekayaan yang mana dimiliki oleh JK mencapai Rp900.837.737.179.
Laporan yang dimaksud memuat pada rincian aset berbentuk properti termasuk tanah yang tersebut diterima lainnya di area Negara Australia, kendaraan, harta bergerak lainnya, surat berharga, simpanan kas, hingga harta lainnya.






