Bukan Cuma Aquaplaning, Hujan Juga Bawa Teror Lain di tempat Jalan Raya!

Fibingunp – JAKARTA – Musim hujan tiba, para pengendara harus “pasang mata seribu”. Jalanan yang dimaksud basah juga licin menyimpan berbagai bahaya yang digunakan mengintai. Aquaplaning memang benar “mengerikan”, tapi ada “teror” lain yang digunakan juga gak kalah berbahaya, yaitu jalan berlubang yang “menyamar” pada balik genangan air!
Aquaplaning: “Musuh Bebuyutan” Para Pengemudi
Aquaplaning terjadi ketika ban mobil “kehilangan cengkeraman” dengan aspal sebab ada genangan air. Akibatnya, mobil jadi susah dikendalikan kemudian dapat melintir kehilangan arah. Ngeri!
Jalan Berlubang: “Jebakan Maut” yang mana “Tersembunyi”
Tidak semata-mata aquaplaning, jalan berlubang juga jadi “musuh bersama” para pengendara, khususnya untuk yang tersebut naik motor. Lubang yang tersebut tertutup genangan air ibarat “jebakan Batman”, tak keliatan tapi bisa saja bikin celaka!
“Jurus Jitu” dari Para Ahli Biar “Selamat” di tempat Musim Hujan
Jusri Pulubuhu, Pendiri & Training Director DKI Jakarta Defensive Driving Consulting, memberikan “tips sakti” untuk para pengendara:
Pertama, Jaga kecepatan. “Suapaya gampang menghindar apabila ada bahaya,” katanya. Kedua, waspada dengan genangan air. “Karena bisa saja belaka di tempat dalamnya tersembunyi lubang yang mana dalam,” beber Jusri.
Johan Tri, Head of Marketing PT Sumi Rubber Indonesia, juga memberikan saran. Menurutnya, cek kondisi ban. “Ban yang dimaksud sudah ada ‘botak’ rawan aquaplaning,” katanya.
Musim Hujan = Musim Bahaya di area Jalan Raya?
Data menunjukkan peningkatan hitungan kecelakaan lalu lintas di tempat Indonesia ketika musim hujan. Beberapa faktor penyebabnya antara lain:
– Visibilitas menurun: Hujan deras bikin pandangan jadi kabur.
– Jalanan licin: Resiko tergelincir jadi lebih lanjut besar.
– Genangan air: Menyembunyikan jalan berlubang dan juga menyebabkan aquaplaning.
– Faktor manusia: Banyak pengendara yang dimaksud “ngebut” atau “gak fokus” ketika hujan.
Data lalu Statistik:
– Korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas dalam Indonesia mencapai 26.000 orang per tahun. (Korlantas Polri)
– Kerugian material akibat kecelakaan lalu lintas di tempat Indonesia mencapai Rp27 triliun per tahun. (KementerianPerhubungan)






