Hadiri Zikir kemudian Doa Kebangsaan, Jokowi Berpesan Soal Persatuan

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi acara Zikir dan juga Doa Kebangsaan 79 Tahun Indonesi Merdeka, dalam halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (1/7/2024). Dalam sambutannya ia mengungkapkan bahwa tantangan ke depan tidaklah mudah.
Jokowi mengucap syukur dikarenakan bangsa Indonesia mampu terus bertahan lalu tumbuh, walau globus sedang dilanda krisis, ketidakpastian global, ketidakpastian geopolitik, pembaharuan iklim. Lebih lanjut ia mengungkapkan tantangan RI ke depan juga tak mudah.
“Berbagai bentuk krisis serta tantangan baru akan bermunculan, akan setiap saat datang silih berganti,” kata Jokowi pada waktu memberikan sambutan.
Sehingga ia berpesan agar bangsa Negara Indonesia harus setiap saat bersatu dan juga saling menguatkan. Untuk keselamatan serta kemajuan bangsa.
“Sebagai bangsa kita harus setiap saat bersatu padu, setuju? Harus saling menguatkan, setuju? Harus saling membantu, setuju? Saling tolong menolong kemudian saling mendoakan,” kata Jokowi.
Diketahui di acara itu juga dihadiri oleh Wakil Presiden RI K.H. Ma’ruf Amin, Menteri Koordinator bidang Politik Hukum kemudian Security Hadi Tjahjanto, Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Individu juga Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pekerjaan Umum dan juga Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, hingga Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Juga, Imam Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, serta K.H Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq.
Artikel ini disadur dari Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan, Jokowi Berpesan Soal Persatuan






