Gunung Es Terbesar dalam Global Kandas dalam Pulau Jauh dari Keramaian Inggris

Fibingunp – LONDON – Gunung es terbesar di area dunia telah terjadi kandas di area perairan dangkal dekat pulau terpencil Inggris pada South Georgia, yang digunakan merupakan rumah bagi jutaan penguin lalu anjing laut.
Gunung es tersebut, yang ukurannya sekitar dua kali lipat ukuran London Raya, dilaporkan terjebak juga diperkirakan akan mulai pecah di dalam lepas pantai barat daya pulau tersebut.
Seperti dilansir dari IFL Science, gunung es raksasa itu telah terjadi melakukan perjalanan selama hampir 40 tahun sejak terpisah dari wadah terapung Filchner-Ronne pada tahun 1986.
Sekarang kapal yang disebutkan terdampar dalam perairan dangkal dekat pulau terpencil South Georgia.
Sejak Desember, pergerakannya telah dilakukan dilacak melalui citra satelit, pada waktu ia lepas pasca terperangkap pada pusaran laut.
Kelompok nelayan khawatir bahwa merek harus berhadapan dengan bongkahan es besar yang mana hanyut, dan juga kemungkinan berdampak pada penguin Makaroni yang mana mencari makan pada area tersebut.
Para ilmuwan di area Antartika menjelaskan bahwa gunung es yang dimaksud mengandung sebagian besar nutrisi yang tersebut terperangkap di area di es, lalu dapat memicu ledakan ketika mencair di area lautan.
Pakar dari Survei Antartika Inggris, Prof. Nadine Johnston menyamakan skenarionya dengan menjatuhkan bom nutrisi di dalam berada dalam gurun yang kosong.
Sebelumnya, ada perasaan khawatir tentang satwa liar yang lebih besar besar di area pulau itu.
Pada tahun 2004, gunung es pada wilayah berbeda di area Laut Ross memengaruhi perkembangbiakan penguin, yang tersebut menyebabkan peningkatan hitungan kematian.
Namun, para ahli yakin sebagian besar burung lalu hewan di area Georgia Selatan akan terhindar dari nasib itu.
Para ahli dari Survei Antartika Inggris menyatakan beberapa penguin Makaroni yang mencari makan pada sistem tempat gunung es itu terdampar mungkin saja telah dilakukan terkena dampak.
Mencairnya balok es akan mencampur air tawar ke pada air asin, sehingga menghurangi jumlah agregat makanan seperti krustasea kecil yang digunakan merupakan makanan utama penguin.






