Kejahatan Teknologi AI Merajalela, China Awasi Pengaplikasian Kecerdasan Buatan

Fibingunp – BEIJING – Pihak berwenang China mengeluarkan pedoman pada hari hari terakhir pekan yang digunakan mewajibkan pelabelan pada semua konten yang digunakan dihasilkan oleh kecerdasan buatan, yang tersebut bertujuan untuk memerangi penyalahgunaan Teknologi AI pada penyebaran informasi palsu.
Kantor Berita Emirates (WAM) melaporkan bahwa peraturan tersebut, yang dikeluarkan bersatu oleh Administrasi Global Maya China, Kementerian Industri kemudian Teknologi Informasi, Kementerian Ketenteraman Publik, juga Administrasi Negara Radio kemudian Televisi, akan mulai berlaku pada 1 September.
Seorang juru bicara Badan Security Siber mengungkapkan langkah yang disebutkan bertujuan untuk “mengakhiri penyalahgunaan teknologi generatif Kecerdasan Buatan kemudian penyebaran informasi palsu.”
WAM mengutip China Daily yang digunakan melaporkan bahwa pedoman yang disebutkan menetapkan bahwa konten yang dimaksud dihasilkan atau disintesis menggunakan teknologi AI, termasuk teks, gambar, audio, video, lalu adegan virtual, harus diberi label yang digunakan jelas serta bukan terlihat.
Untuk konten yang mana dihasilkan oleh teknologi sintesis mendalam yang tersebut dapat membingungkan atau menipu publik, label eksplisit harus ditempatkan pada kedudukan yang wajar untuk menegaskan kesadaran publik.
Label eksplisit adalah label yang tersebut digunakan di konten yang digunakan dihasilkan dan juga disajikan pada bentuk seperti teks, suara, atau grafik yang tersebut terlihat jelas oleh pengguna.
Tiongkok mewajibkan pelabelan konten yang mana dihasilkan Teknologi AI untuk melawan misinformasi
Selain itu, pedoman yang dimaksud mengharuskan label implisit ditambahkan ke metadata file konten yang dimaksud dihasilkan. Label ini harus menyertakan rincian tentang kredit konten, nama atau kode penyedia layanan, kemudian nomor identifikasi konten.
Awal bulan ini, Wakil Kongres Rakyat Nasional ke-14 serta Pendiri sekaligus direktur utama Xiaomi Corp. Lei Jun, bersatu anggota Komite Nasional Kongres Konsultatif Politik Rakyat China ke-14 kemudian aktor Jin Dong, mengusulkan pembentukan undang-undang lalu peraturan untuk konten yang mana dihasilkan Teknologi AI selama pembukaan tahunan Komite Nasional NPC ke-14 juga CPPCC ke-14.






