Berikan Bonus buat Atlet Peraih Medali PON 2024, Jateng Kucurkan Mata Uang Rupiah 60,6 Miliar

Jakarta – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendeklarasikan penghargaan berbentuk bonus atau tali asih terhadap para atlet dan juga kontingen Jateng peraih medali pada PON 2024 Aceh-Sumut senilai total Mata Uang Rupiah 60,6 miliar.
Penyerahan tali asih kemudian uang pembinaan yang dimaksud dijalankan secara simbolis oleh Penjabat Pemuka Jateng Nana Sudjana, di dalam Wisma Perdamaian, Perkotaan Semarang, Jumat.
“Nominal totalnya Mata Uang Rupiah 60,671 miliar dari Pemprov Jateng. Semoga bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup para atlet juga pelatih. Bisa berubah jadi modal untuk sektor ekonomi produktif lalu mengembangkan prestasi,” katanya.
Kegiatan yang disebutkan dihadiri oleh banyak atlet, pelatih, kemudian pengurus cabang olahraga peraih medali emas, perak, kemudian perunggu PON XXI Aceh-Sumut.
Nana menyampaikan terima kasih juga apresiasi berhadapan dengan perjuangan kontingen Jateng pada turnamen PON Aceh-Sumut yang mana mengirim berjumlah 743 atlet untuk berkompetisi pada 60 cabang olahraga.
Hasilnya, Provinsi Jateng menempati peringkat kelima klasemen akhir perolehan medali dengan 71 emas, 74 perak, lalu 115 perunggu.
Perolehan medali itu mengalami peningkatan dibandingkan dengan PON Papua. Bahkan, perolehan medali emasnya juga mengalami peningkatan sepanjang keikutsertaan Jateng dalam PON.
Meskipun ada peningkatan prestasi, Nana menegaskan akan mengevaluasi hasil PON XXI Aceh-Sumut karema mengharapkan ke depan dapat bersaing di dalam tiga besar.
“Para atlet harus terus berlatih, mengasah fisik dan juga mentalnya agar dapat berprestasi pada even nasional lalu internasional,” katanya.
Evaluasi yang dimaksud juga berkaitan dengan pembinaan atlet yang mana konsisten dan juga upaya untuk terus mencari bibit-bibit atlet potensial.
Untuk itu, Pemprov Jateng telah lama menggelontorkan bantuan sarana serta prasarana pada tahun 2025 untuk setidaknya ada 21 cabang olahraga yang digunakan memperoleh bantuan tersebut.
“Evaluasi kekal kami lakukan, khususnya di hal kepengurusan. Kami akan koordinasi dengan KONI, bahwa olahraga tidak belaka tanggung jawab Pemprov Jateng, tetapi tanggung jawab bersama. Keterlibatan forkopimda dan juga para pengusaha perusahaan akan ditingkatkan agar permintaan anggaran olahraga dapat ditingkatkan,” katanya.
Selain penghargaan bagi atlet juga pelatih, Pemprov Jateng juga memberikan penghargaan terhadap cabang olahraga peraih juara umum, yakni bulutangkis, paralayang, sepak takraw, kemudian woodball.
Kemudian, penghargaan untuk cabang olahraga peraih medali emas terbanyak yaitu wushu serta menembak.
Sementara itu, atlet panahan Vetara Nabil Yahya Hartanto Putri menyampaikan terima kasih berhadapan dengan perhatian Pemprov Jateng untuk para atlet. Pada PON XXI Aceh-Sumut, ia menyumbangkan tiga medali emas lalu satu perunggu sehingga berhadapan dengan torehan medalinya itu berhak menerima tali asih senilai total Simbol Rupiah 250 juta.
“Terima kasih untuk pemerintahan Provinsi Jawa Tengah yang tersebut telah memberikan yang terbaik untuk Kontingen Jawa Tengah,” katanya.
Artikel ini disadur dari Berikan Bonus buat Atlet Peraih Medali PON 2024, Jateng Kucurkan Rp 60,6 Miliar






