Kurangi Emisi Karbon, PIS Tanam 10.000 Mangrove

Fibingunp – JAKARTA – PT Pertamina International Shipping ( PIS ) menjalankan komitmennya menurunkan emisi karbon secara siginfikan hingga 2050 dengan melestarikan lingkungan. Dalam setahun berjalan, PIS menginvestasikan sebanyak 10.000 mangrove lewat inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan juga Lingkungan (TJSL) BerSEAnergi untuk Laut.
Momen puncak untuk penyetoran 10.000 mangrove ini, dilaksanakan dengan investasi 1.000 pohon mangrove dalam Kawasan Mangrove Tanjung Pasir, Tangerang, Banten. Penanaman mangrove ini juga merupakan rangkaian penutup dari target menginvestasikan 10.000 mangrove pada seluruh wilayah pesisir Indonesia. Pertemuan ini sendiri sudah berlangsung sejak tahun 2023, sebagai bagian dari kegiatan ‘BerSEAnergi untuk Laut’ yang tersebut merupakan bentuk nyata komitmen PIS terhadap pengurangan emisi karbon dalam seluruh wilayah operasional PIS.
“Hal ini juga sesuai dengan rencana jangka panjang PIS serta Pertamina untuk menurunkan emisi karbon secara signifikan hingga 2050. Acara ini juga sebagai simbol bakti karyawan Grup Pertamina terhadap keberlangsungan keberadaan warga pada pesisir Indonesia, khususnya di dalam pesisir Tangerang,” ujar Corporate Secretary PIS Muhammad Baron pada keterangannya, dikutip, Mulai Pekan (2/12/2024).
Selain menginvestasikan mangrove, rangkaian kegiatan ini juga mencakup berbagai penyuluhan terhadap pentingnya menjaga kelestarian ekosistem pesisir. Berbagai kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dampak positif terhadap kelestarian alam dan juga menggalang kesejahteraan penduduk pesisir.
“Ini juga sesuai dengan nilai Asta Cita untuk menguatkan penyelarasan keberadaan yang dimaksud harmonis dengan lingkungan kemudian alam, demi mencapai warga yang tersebut adil dan juga makmur,” kata Muhammad Baron.
Untuk kegiatan ini, PIS berkolaborasi dengan Badan Sinkronisasi Umat Kristen (Bakor Umkris) Pertamina sebagai bagian dari acara rangkaian natal, dan juga juga dengan Seasoldier, organisasi nirlaba yang mana berfokus pada pelestarian lingkungan laut di dalam area pesisir Indonesia. Di mana pada kegiatan ini turut mengundang para sukarelawan berpartisipasi menjaga biosfer pesisir juga meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pelestarian lingkungan.
Seperti diketahui, Proyek “BerSEAnergi untuk Laut” yang dimaksud digagas oleh PIS mencakup kegiatan LiteraSea, pemberdayaan lalu peningkatan kondisi tubuh rakyat pesisir, coastal clean up, hingga konservasi biota juga sistem ekologi laut seperti mangrove, terumbu karang, lamun, juga hiu paus. Inisiatif ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s) utamanya poin 14 pada menjaga sistem ekologi laut.






