Profil Bernard Sagrim, calon gubernur Papua Barat Daya 2024

Ibukota – Bernard Sagrim resmi menjadi akan segera calon kepala area pada Pemilihan Kepala Daerah serentak 2024.
Mantan Pimpinan Daerah Maybrat ini berpasangan dengan Sirajudin Bauw yang digunakan merupakan Pejabat Kementerian Agama Provinsi Papua barat pada Pilgub Papua Barat Daya kali ini.
Bernard Sagrim adalah adalah seseorang politikus dari Partai Golongan Karya. Dia mengawali karier politiknya setelahnya ditunjuk sebagai Penjabat Pimpinan Daerah ke kabupaten baru hasil pemekaran Kota Sorong, yaitu Kota Maybrat pada tahun 2009.
Di akhir masa jabatannya, Sagrim kembali mencalonkan diri sebagai Kepala Daerah Mauybrat kemudian berpasangan dengan Karel Murafer sebagai wakilnya pada pemilihan bupati tahun 2011.
Pasangan Bernard Sagrim-Karel Murafer dinyatakan unggul dan juga kembali dilantik sebagai bupati Maybrat pada November 2011.
Namun di dalam sedang periode jabatannya Bernard tersandung persoalan hukum korupsi sehingga divonis masa hukuman selama 15 bulan.
Pada tahun 2017 Sagrim kembali mencalonkan dirinya sebagai Kepala Daerah Maybrat, pada periode ini Sagrim berpasangan dengan Paskalis Kocu yang digunakan diusung oleh empat partai politik, yaitu PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai NasDem, kemudian PKS. Meskipun sempat memulai kerusuhan dalam Kota Maybrat, Sagrim kembali dilantik menjadi Kepala Daerah Maybrat.
Tidak berhenti sampai disitu, di tahun 2024 Bernard Sagrim mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI di pilpres serentak 2024 serta memperoleh 43.000 suara.
Berbekal pengalamannya pada bidang politik, Sagrim sudah ada memantapkan diri untuk progresif sebagai calon gubernur Papua Barat Daya pada Pemilihan Kepala Daerah 2024. Sagrim juga Sirajudin diusung oleh partai Golkar.
Bantuan juga datang dari tiga partai nonparlemen, yaitu Partai Periode Bintang (PBB), Garuda lalu Partai PKN.
Artikel ini disadur dari Profil Bernard Sagrim, calon gubernur Papua Barat Daya 2024






