Bianca Censori Istri Kanye West Terancam Dipenjara Imbas Nyaris Telanjang di dalam Grammy Awards 2025

Fibingunp – JAKARTA – Bianca Censori, istri Kanye West , berpotensi dipenjara setelahnya tampil nyaris telanjang dengan gaun transparan di tempat turnamen Grammy Awards 2025, yang dimaksud dilakukan di dalam Crypto Arena, Los Angeles, pada Senin, 3 Februari 2025.
Pilihan busana Bianca Censori yang dimaksud kontroversial memicu perdebatan serta bahkan dilaporkan dapat melanggar hukum California terkait tindakan tiada senonoh dalam tempat umum.
Dalam acara Grammy Awards 2025, Censori hadir bersatu West dengan mengenakan gaun transparan yang mana memperlihatkan bagian tubuhnya secara jelas. Ia tampak tak mengenakan bra juga celana dalam.
Menurut laporan WalesOnline, penampilan perempuan 30 tahun ini berpotensi melanggar Pasal 314(1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana California, yang mana mengatur tentang tindakan tidaklah senonoh dalam depan umum.

Foto/Getty Images
Berdasarkan undang-undang tersebut, seseorang dapat dianggap melakukan pelanggaran apabila sengaja memperlihatkan tubuh atau alat kelamin di tempat tempat umum.
Selain itu, melakukan tindakan yang dimaksud dapat menciptakan orang lain terganggu atau tersinggung, juga bertujuan menarik perhatian atau memberikan kepuasan seksual untuk diri sendiri atau orang lain
Jika terbukti bersalah, Censori dapat dikenakan dakwaan pelanggaran ringan, yang digunakan berpotensi berujung pada hukuman penjara hingga enam bulan atau denda sebesar 800 pound sterling atau sekitar Rp15 juta.
Ini bukanlah pertama kalinya Censori terlibat di kontroversi terkait pilihan busananya. Sebelumnya, penampilannya di area Eropa juga memicu kemarahan masyarakat serta pihak berwenang di dalam Italia juga Prancis.
Dilansir dari The News, Selasa (4/2/2025), di tempat mana ia beberapa kali terlihat mengenakan pakaian minim yang mana dianggap tiada pantas untuk ruang publik.
Sampai pada waktu ini, belum ada pernyataan resmi dari Bianca Censori maupun Kanye West terkait laporan ini. Namun, apabila persoalan hukum ini terus berlanjut, Bianca bisa jadi belaka menghadapi konsekuensi hukum yang tersebut lebih tinggi penting di dalam masa mendatang.





